Adakah perawatan khusus untuk penderita stroke?

Category: Kesehatan Comments: No comments

Stroke adalah jaringan pada otak yang sudah tidak bisa berfungsi penyakit ini terjadi karena berkurangnya aliran darah dan asupan oksigen ke otak. Adanya penyakit tersebut bisa berupa penyumbatan ataupun perdarahan. Pada jenisnya ada 2 jenis  Stroke yang pertama iskemik, berupa aliran darah ke otak terhenti seketika karena sumbatan dan ada pembekuan pada darah yang menyumbat di pembuluh darah dan terjadinya gumpalan. Dan jenis kedua  hemoragik, pembuluh darah pecah dan menyebabkan terjadinya penghabat aliran darah pada saat normal darah dapat mengalir ke jaringan otak. Penentuan diagnosis Stroke bisa dilakukan dengan pemeriksaan pada fisik, pemeriksaan tanda- tanda vital, pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan saraf.

Ada beberapa cara mengobati juga masa perawatan yakni dengan melakukan terapi stroke. Rekomendasi dari dokter melakukan perawatan terapi yang akan dilakukan di bagian tubuh guna memberi tes pada jenis kemampuan apa yang kinerjanya sudah berkurang karena penyakit ini, adapun beberapa macam pengobatan terapi, antara lain: 

  1. Pengobatan terapi fisik
  2. Latihan keterampilan motorik untuk mengasah kembalinya ingatan 
  3. Latihan yang membantu meningkatkan kinerja pada otot. Terali ini akan di berikan pada penderita  yang kesulitan berbicara. Terapi tersebut bisa perkuat otot untuk berbicara serta bisa menelan.
  4. Terapi mobilitas

Penderita memerlukan pembelajaran menggunakan alat, berupa alat yang membantu kinerja kaki saat berjalan semisal tongkat, kursi roda atau penahan pada gelang kaki. Adanya penyangga di pergelangan kaki dapat menyeimbangkan tubuh tampak kokoh dan memberikan kekuatan di pergelangan kaki penderita untuk membantu penopang berat badan saat melatih kondisi otot untuk berjalan.

  1. Terapi Constraint-induced  

Adanya terapi dapat  dilakukan pada anggota tubuh lain yang tidak mempengaruhi anggota tubuh lainnya. Pada proses latihan karena terapi tidak adanya pengaruh yang bisa menekan ketika ada maka salah satu anggota lainnya mampu mengatasi fungsi yang memburuk.  Terapi Stroke  yang dilakukannya  disebut terapi paksa. Latihan dan penanganan  guna mengurangi tegang pada otot dan membantu penderita mendapatkan mendapat gerak tubuh yang lentur yang bisa dijalankan oleh otak. Terapi pikiran serta terapi emosional mungkin dapat dilakukan dengan beberapa jenis berikut:

  1. Terapi gangguan kognitif

Terapi yang kemungkinan besar penderita kehilangan kemampuan kognitif berula memori, pemrosesan, pemecahan masalah, keterampilan sosial, penilaian, dan kesadaran diri penderita. 

  1. Terapi gangguan komunikasi. Terapi bicara dapat membantu penderita untuk memperoleh kembali kemampuan yang hilang seperti kemampuan untuk mendengar, menulis, dan memahami pembicaraan pada lawan bicara.
  2. Pengobatan psikologis 

Emosi pada penderita  mungkin akan diuji. Penderita yang memiliki orang terpecaya memiliki cara konsep dengan konseling. Penanganan  dokter akan berusaha merekomendasikan antidepresan atau obat yang memengaruhi rasa gelisah dan kewaspadaan.

  1. Obat alternatif

Penanganan berupa pemijatan, akupunktur, dan terapi pemberian oksigen pada otak akan membuat penderita merasa lebih baik

Gejala stroke terjadi secara langsung dan mendadak, bisa  menyerang satu sisi bagian tubuh. Ketika tidak segera di tangani maka kesehatan akan semakin memburuk dalam sekat 2 bari saja. Gejala-gejala pada Stroke, antara lain:

  1. Sakit kepala secara mendadak, pada saat terjadinya gejala menyebabkan kurangnya kesadaran.
  2. Kehilangan keseimbangan, saat berjalan tidak bisa secara tegak dan menyebabkan kemiringan atau tubuh yang tidak bisa mengontrol diri.
  3. Kelelahan, dapat menyebabkan kehilangan elektrolit dalam tubuh semisal kurangnya cairan atau bisa juga dehidrasi akan memperburuk keadaan saat kondisi lelah.
  4. Kehilangan kesadaran atau koma, keadaan penyumbatan pada otak bisa memberikan dampak buruk karena kurangnya kesadaran ketika melakukan perjalanan akan menyebabkan kehilangan daya ingat yang melemah.
  5. Vertigo dan pusing, beberapa hal yang tidak bisa di prediksi dengan baik ketika pada upaya kesehatan yang sudah tidak lagi memungkinkan di harapkan sebisa mungkin istirahat.
  6. Penglihatan yang buram dan menghitam, pada gejala lain akan berdampak pada upaya untuk melihat dan kesadaran untuk bertatap pada lawan bicara. Ini akan memperparah jika tidak segera konsultasi pada dokter 
  7. Terjadinya mati rasa, penyumbatan pada otak akan memberikan dampak buruk bagi anggota tubuh lain. Aliran darah yang tidak bisa mengalir bebas akan menggumpal pada pembuluh darah dan terganggunya kinerja anggota tubuh. Tidak bisa berbicara juga bergerak.

Jika seseorang mempunyai gejala Stroke, lebih baik membawanya konsultasi untuk di berikan penanganan oleh dokter dan amatilah aktivitasnya untuk menjaga akan adanya kemungkinan yang tidak bisa di lakukan oleh penderita karena gejalanya akan muncul setiap saat.

Pada pemeriksaan perawatan yang di yakini manjur ketika penderita di minta oleh dokter untuk tersenyum. Penanganan yang dilakukan memprediksi pada sisi wajah yang tidak merespon pada kondisi Stroke.

.

Referensi:

alodokter.com

hellosehat.com

klikdokter.com

Referensi gambar

stroke.org

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>